Tentang Kami
Timika tumbuh dari pertemuan banyak dunia: pekerja tambang, nelayan Kamoro, pedagang dari Makassar, dan pendatang dari berbagai pulau. Kota ini bukan tempat yang gampang ditebak. Pagi bisa dimulai dengan sagu bakar di pasar, siang makan ikan kuah kuning di warung pinggir jalan, malam berakhir dengan kopi robusta yang ditanam di dataran tinggi sekitar. Kami menulis tentang itu semua tanpa memakai kacamata turis yang tergesa-gesa.
Portal ini lahir dari kebiasaan sederhana: mencatat tempat makan yang tidak pernah masuk panduan wisata, menandai jalur hiking yang hanya diketahui warga, dan mendengar cerita dari mereka yang sudah puluhan tahun tinggal di sini. Tidak ada sponsor, tidak ada pesanan. Kalau kami bilang sebuah warung layak didatangi, itu karena kami memang sudah makan di sana.
Sumber Data & Rujukan
- Wikidata, OpenStreetMap, Wikipedia
- Pemprov Papua Tengah